Teknik Antar Muka ‘N Pemrogramman Mikrokontroller AT89S52


A.Pengenalan AT89S52

Keluarga mikrokontroller AT8050 memiliki stansar spesifikasi:

– Memiliki 4×8 bit port I/O

– Ram internal 128 byte

– Memiliki 2 buah timer

– Sebuah port serial

– Kendali intrupsi (5-buah)

– Memori program 64Kb dan memori data 64Kb

-Register fungsi khusus (SRF: akumulator, register B, stack pointer, data pointer, akses port, buffer data serial, register timer, register kendali).

Penjelasan Fungsi Kaki:

8051 standard memiliki 40 kaki yang bisa dikemas DIP 40 atau PLCC 40 dengan 32 kaki dipaki sebagai port – port multiguna, kaki untuk sumnber tegangan kristal, dan kaki – kaki untuk kendali.

1. P1[0–7] –> port ini merupakan port 8 bit dua arah (I/O) dengan pull-ups internal

2. P3[0–7]–>port multi guna

– P3.0 : RXD masukan untuk port serial

– P3.1: TXD, Output dari port serial

-P3.2:.INT0,masukan untuk interupsi eksternal 0

-P3.3:INT1,masukan untuk interupsi eksternal 1

– P3.4:T0, masukan untuk pulsa eksternal timer 0

-P3.5:T1, masukan untuk pulsa eksternal timer1

-P3.6: sinyal tulis untuk menulis data ke eksternal

-P3.7: sinyal baca untuk menulis data ke eksternal

3.XTAL2 –> keluaran dari rangkaian penguat oskilator internal

dan XTAL1 –> masukan ke penguat osilator internal

4. VCC dan GND –> merupakan pin untuk tegangan DC

5. P2.[0–7]–>P2 akan mengeluarkan alamat orde tinggi []A8-A15] pada saat menjalankan progream dari eksternal

6. PSEN–>sinyal baca saat menjalankan dari eksternal

ALE–> pulsa keluaran latch pada proses pengaksesan memori eksternal

EA –> menentukan apakah alamat awal memori program berada pada posisi ex/in ternal

7.P0[0–7] –> karena sifatnya drain terbuka maka Po membutuhkan pull-up external pada saat dihubungkan dengan alat extenal.

Register Fungsi Khusus:

– SFR adalah memori internal yang memiliki fungsi tertentu

– Menempati alamat memori 80H-FFH

– Terdiri dari register – register untuk mengatur kerja port [P0-P3], mengatur mode kerja timer, mengatur port serial, mengatur kerja interupsi dan mengatur prioritas interupsi, data pointer untuk mode pengalamatan 16bit, steak point, menyimpan informasi status program, akumulator dan register B serta register untuk fungsi penghematan daya.

Akumulator dan RegisterB:

– Acc/akumulator/Register A merupakan register yang dipakai pada operasi aritmatika, pemindahan data dan operasi aritmatika, pemindahan data dan operasi logika.

– Penguji data apakah 0/bukan

– Register B menempati alamat FOH dan dipakai bersama register A pada operasi aritmatika

PSW:

adalah register yang menyimpan informasi status program

MSB                                                                    LSB

CY       AC     FO     RS1     RS0     OV    –     P

*CY (Carry) –> memperlihatkan ada/tidak bawaan

*AC (Auxelary Carry)–>dipengaruhi op.penjumlahan dan pengurangan

*FO (Flag O) –> merupakan bit multiguna

*RS1 dan RS0 –>merupakan bit – bit untuk memilih bank register

*OV (Overflow) –>Diset secara hardware pada operasi aritmatika apabila terjadi tumpahan

*Bit1 –>tidak dipakai

*P(Parity)–>Memperlihatkan jumlah bit 1 dalam register A


Register Pengatur Timer:

Register Timmer terdiri atas 2 register 16 bit(TL0 dan TH0 untuk timer 0 serta TL1 dan TH1 untuk timer 1), register TCON untuk mengatur kerja timer dan register TMOD untuk mengatur mode kerja timmer.

1. Register Timer 16bit

– terbentuk dari sepasang register 8 bit

– 8051 terbentuk oleh 2 pasang register 8 bit (2 buah register 16 bit)

– register tersebut tidak bisa diakses secara langsung

– dapat difungsikan sebagai pewaktu atau sebagai pencacah (counter)

– sebagai timmer, register akan ditambah setiap satu siklus mesin (1 siklus mesin sama dengan 12 kali periode sinyal oscilator)

– laju pencacah sama dengan 0.5 kalli frequensi osilator (jika osilator 12MHz, laju sama dengan 1 MHz dan diisi register akan berubah setiap 1 mikro detik)

2. Register TCON

– Berfungsi untuk menghidupkan atau mematikan timer dan menyimpan informasi (bit) jika overflow

– Berfungsi sebagai penentu apakah interupsi akan dibangkitkan oleh transisi turun (1 ke 0) atau kondisi rendah pada input interupsi eksternal

MSB

TF1      TR1       TF0     TRo        IE1       IT1         IE0       IT0

*TF1 –> bit status overflow timer 1

*TR1–> bit pengaktiv timer 1

*TF0–>bit status overflow timer o

*TRo–>bit pengaktiv timmer 0

*IE1–>bit pendeteksi interupsi 1

*IT1–>jenis intrupsi 1

*IE0–> bit pendeteksi interupsi 0

*IT0 –>jenis interupsi 0

3.Register TMOD

– digunakan untuk mengatur mode kerja timer bekerjasama dengan register TCON

– Bit 0 – 3 digunakan untuk mengatur timer 0

– Bit 4-7 digunakan untuk mengatur timer 1

MSB

GATE1        C/T1          M11        M10        GATE0            C/T0          M01           Moo

*M00,M01,M11, dan M10 –> pemilih mode

mode 0 ->memfungsikan timer sebagai pencacah 13 bit

mode 1 ->memfungsikan timer sebagai pencacah 16 bit

mode2 ->timer berfungsi sebagai pencacah 8bit /auto reload

mode 3 ->timer1 tidak diaktivkan hanya menyimpan data

*C/T0,C/T1 (bit2/bit6):pemilih fungsi –> memfungsikan timer sebagai pencacah. jika C/Tx = 0 ==>timer sbg waktu

*GATE0/GATE1 (bit3/bit7) –> mereset bit ini akan mengaktivkan timer bersama bit  pada register TCON men-set GATEx akan mematikan fungsi timer

TMOD tidak bisa diakses perbit

Daftar Pustaka:

Usman.2008.Tehnik Antar Muka + Pemrogramman Mikrokontroller AT89S52.ANDI.Jakarta:Indonesia.

Penampakan Buku:


Comments
One Response to “Teknik Antar Muka ‘N Pemrogramman Mikrokontroller AT89S52”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Trying To Be Consisten

    Let's make your self consistance in over view, and carefuly in manage emotion..:))

  • Thank You

    I just wanna say thank to every people surround of me who gave me many new knowledge that build my mature...^-^
  • Sorry ….

    I am sorry for every mistake I made in every time I passed away...
  • Please Help Me…

    I am a beginer in a writing a blog need too many your help as a reader by leave your comments here. Your comments will be an equipment to build my knowledge.
%d bloggers like this: